BANGKA BELITUNG, UNGGAHAN.ID — Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah (Bateng) turut menghadiri peringatan Dies Natalis ke-20 yang dirangkaikan dengan Lustrum IV di Universitas Bangka Belitung, Senin (13/4/2026). Kegiatan yang berlangsung di Gedung Balai Utama Kampus Terpadu UBB ini berjalan khidmat dan penuh makna, dihadiri civitas akademika, tokoh masyarakat, serta sejumlah pejabat daerah.
Momentum penting dalam kegiatan tersebut ditandai dengan pengukuhan tiga guru besar, yakni Prof. Dr. Reniati, S.E., M.Si., Prof. Dr. Devi Valeriani, S.E., M.Si., dan Prof. Dr. Derita Prapti Rahayu, S.H., M.H.. Prosesi pengukuhan berlangsung dengan penuh khidmat, menjadi simbol pencapaian akademik sekaligus penguatan kapasitas keilmuan di lingkungan kampus.
Perwakilan Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah dalam kesempatan tersebut menyampaikan apresiasi atas capaian UBB yang dinilai terus berkembang dan memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah.
“Pengukuhan tiga guru besar ini merupakan kebanggaan bersama. Ini menunjukkan bahwa UBB tidak hanya berkembang secara kelembagaan, tetapi juga mampu melahirkan sumber daya manusia unggul di berbagai bidang strategis,” ujarnya.
Ia menjelaskan, masing-masing guru besar memiliki peran penting dalam mendukung pembangunan daerah. Prof. Reniati dinilai memperkuat sektor ekonomi dan tata kelola keuangan yang berkelanjutan. Sementara Prof. Devi Valeriani berperan dalam pengembangan kebijakan ekonomi berbasis riset dan data, serta Prof. Derita Prapti Rahayu memperkuat sektor hukum dan tata kelola pemerintahan yang berintegritas.
“Ini menjadi kekuatan besar bagi daerah. Kolaborasi antara akademisi dan pemerintah sangat dibutuhkan untuk menjawab tantangan pembangunan, mulai dari ekonomi, kebijakan publik, hingga penegakan hukum,” tambahnya.
Selain prosesi pengukuhan, suasana kebersamaan juga terasa dalam momen pemotongan tumpeng sebagai simbol rasa syukur atas perjalanan 20 tahun UBB. Prosesi tersebut menjadi bagian dari rangkaian Lustrum IV yang sarat makna, mencerminkan kebersamaan seluruh elemen dalam membangun dan memajukan institusi pendidikan.
Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah memaknai Lustrum IV ini sebagai momentum refleksi sekaligus penguatan sinergi ke depan.
“Dua dekade perjalanan UBB adalah bukti komitmen dalam mencetak generasi unggul. Lustrum IV ini menjadi pijakan untuk mempererat kerja sama antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah dalam mendorong pembangunan yang berkelanjutan,” ungkapnya.
Dengan bertambahnya guru besar dan semakin kuatnya peran akademik, Pemkab Bangka Tengah optimistis Universitas Bangka Belitung akan terus menjadi mitra strategis dalam melahirkan inovasi, riset, dan solusi nyata bagi kemajuan daerah, khususnya di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.









